Perseteruan RADEN WIJAYA - ARDHARAJA yang mengubah sejarah Jawa
Tragedi Keluarga Singasari
Silsilah dan Asal-Usul Ardharaja dan Raden Wijaya sebagai Menantu dari Prabu Kertanegara (Raja Singosari.
dan Kajian Modern.
Sejarah Kerajaan Singhasari (atau Singosari) pada abad ke-13 Masehi penuh dengan intrik politik, pernikahan dinasti, dan pengkhianatan serta pembentukan Majapahit. Ardharaja dan Raden Wijaya, dua tokoh sentral dalam narasi ini, terlibat dalam konflik keluarga yang rumit, di mana keduanya berasal darah keturunan "Ken Dedes" menjadi benang merah. Ardharaja keturunan dari Tunggul Ametung (suami pertama Ken Dedes), sedangkan Raden Wijaya keturunan dari Ken Arok (suami kedua Ken Dedes)
Berdasarkan sumber primer seperti Pararaton (Kitab Raja-Raja) dan Negarakertagama, serta prasasti seperti Mula Malurung dan Kudadu, silsilah mereka mengungkap hubungan darah antara Tumapel, Singhasari, Kediri, dan Majapahit. Artikel ini melengkapi rekonstruksi sejarah dengan fakta terverifikasi untuk pemahaman mendalam tentang asal-usul, pernikahan politik, dan keruntuhan Singhasari.
1. Silsilah Ardharaja
Keturunan Ganda dari Kediri dan Singhasari. Ardharaja, juga dikenal sebagai putra mahkota Jayakatwang, Raja Kediri. Ia Lahir dari pernikahan Jayakatwang—raja bawahan Gelang-Gelang di Kediri—dengan Turuk Bali (atau Nararya Turukbali). Turuk Bali adalah putri sulung Wisnuwardhana, raja Singhasari kedua yang memerintah sekitar 1248–1268 M . Wisnuwardhana sendiri merupakan putra Anusapati, yang lahir dari hubungan Ken Dedes (selir Tunggul Ametung, raja Tumapel) dan Tunggul Ametung sebelum Ken Arok merebut kekuasaan pada 1222 M. Silsilah ini menjadikan Ardharaja keturunan langsung Ken Dedes melalui garis Tumapel–Singhasari–Kediri.
Sedangkan dari garis Ayahnya, "Jayakatwang" berasal dari garis Kertajaya (raja Kediri terakhir yang dikalahkan oleh Ken Arok pada 1222 M), sementara ibunya menghubungkan ke dinasti Rajasa Singhasari. Menurut prasasti Mula Malurung (1255 M), Jayakatwang disebut sebagai menantu Seminingrat (Wisnuwardhana), memperkuat ikatan keluarga ini. Fakta ini menekankan bagaimana pernikahan politik menyatukan dua kerajaan saingan, meski akhirnya memicu pemberontakan.
2. Pernikahan Politik: "Ardharaja dengan Tribhuwana"
Pernikahan ini, menjadi Aliansi Politik yang Rapuh. Ardharaja menjadi suami pertama Dyah Tribhuwana (atau Dewi Tribhuwaneswari), putri sulung Prabu Kertanegara—raja Singhasari terakhir (1268–1292 M). Pernikahan ini, yang terjadi sekitar 1280-an, bertujuan untuk mempererat hubungan antara Singhasari dan Kediri, mencegah pemberontakan dari wilayah timur Jawa. Dalam Pararaton, Ardharaja digambarkan sebagai "suami politik", bukan pernikahan penuh hak waris, yang mencerminkan strategi Kertanegara untuk mengontrol adipati bawahan. Hubungan ini tragis karena Jayakatwang, ayah Ardharaja, memanfaatkan situasi ini untuk melampiaskan "ketidakpuasan pada Ken Arok" yang telah mengalahkan kakeknya sehingga kerajaan Panjalu runtuh dibawah kekuasaan Singosari. Dengan cara menggunakan anaknya (Ardaraja) untuk memata-matai situasi kerajaan mertuanya sekaligus pamannya, yaitu Prabu Kertanegara, Raja Singosari.
3. ARDARAJA vs RADEN WIJAYA
Ardharaja, keturunan Ken Dedes dengan "TUNGGUL AMETUNG", sedangkan Raden Wijaya adalah keturunan Ken Dedes dengan "KEN AROK".
Raden Wijaya adalah Putra dari Lembu Tal, yang memiliki ibu bernama ---Mahisa Campaka--- yang memiliki ayah bernama ----Mahisa Wong Ateleng----Putra Ken Dedes dengan Ken Arok. Sama seperti Ardharaja sama-sama sebagai menantu Raja Singosari. Keduanya menempati Posisi tinggi dan strategis di Singosari.
Ardharaja sebagai putra Jayakatwang Raja Kediri, menjadi mata-mata bagi mertuanya yang berkuasa di Kerajan Singosari. Sehingga terjadi Petaka bagi rumah tangganya dengan Tribhuwana yang jadi tawanan kerajaan kediri, sebab mertuanya (Jayakatwang) memenggal kepala bapaknya (Prabu Kertanegara).
Raden Wijaya berusaha menyelamatkan "Tri Bhuwana" yang masih berstatus kakak ipar, dengan cara membunuh Ardharaja putra Jayakatwang. Pada akhirnya Raden Wijaya menikahi mantan kakak iparnya tersebut.



Komentar
Posting Komentar